• Photo Galery

    • ehemmm..
    • July 2009
      MSSRKJS
         1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728293031 
  • Archives

  • Content Tag

  • Testimonials

    • Hmhm..........
  • Blog Roll

  • Statistik

      Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 5558 kali
  • Subcribe RSS of this blog
  • 27 Januari 2009

    cerita cinta

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 0 buah

    PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU

    Posted by: Thu Jan 15, 2009 6:25 pm (PST)

     

     

    PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU

     

    Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang

    pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik

    dan lebih menuruti apa mauku.

     

    Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan

    pergi

    kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian

    mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit.

     

    Aku pikir dia workaholic.

     

    Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang

     

    kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah

     

    romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2

    seperti itu sebagai ungkapan sayang.

     

    Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan

    makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja

    makanberdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan

    obrolan yang

    terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.

     

    Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan

    anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku

     

    menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.

     

    Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami.

    Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek

    sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya,

    dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena

    sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang

    perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha,

    temannya Mario saat dulu kuliah.

     

    Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah

    melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar

    indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2

    waktu

    berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh

    pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang

    lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.

     

    Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu,

    Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang

    akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang

     

    mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu

    dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.

     

    Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada

    Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari

     

    bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai

    sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan

    komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang,

    ada pekerjaan yang membingungkan.

     

    Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di

    RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal,

    karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa

    dengan suara riangnya,

     

    " Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau

    makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, " lalu dia terus

    mengajak

    Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah

    habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang

    terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku

     

    yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !

     

    Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya

    membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih

    sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya.

     

    Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku

    buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang

     

    kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa

    sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.

     

    Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha

    begitu

    manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan

    ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali

    lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.

     

    Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati

    bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak

     

    dihatinya.

     

    Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka,

     

    hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.

     

    Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya

    keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka

    password email Papa nya, dan memanggilku, " Mama, mau lihat surat papa buat

     

    tante Meisha ?"

     

    Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,

     

    *Dear Meisha,*

     

    *Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung

    hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada

    Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya,

     

    karena dia ibu dari anak2ku.*

     

    *Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2

    mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu,

    tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak

    menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2

    terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak

    sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk

     

    mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku

    menikahinya.*

     

    *Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti

    ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang

    tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti

    pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun

    tumbuh

    dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.*

     

    *Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik

    orang

    lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami.

    Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat

    Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan

    selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi

    tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada

    tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you

     

    are the only one in my heart.*

     

    *yours,*

     

    *Mario*

     

    Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru

    berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan

    menyayangiku.

     

    Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia

    mencintai perempuan lain.

     

    Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap

    hari

    untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari

    bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.

     

    Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan

    tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor

    untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak

     

    pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku

    terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu

     

    terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia

    memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.

     

    Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang

    perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia

    tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan

     

    aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan

    melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.

     

    Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia.

    Biarlah

    dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu,

     

    aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan

    Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.

     

    **********

     

    Setahun kemudian…

     

    Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman

     

    itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.

     

    " *Mario, suamiku….*

     

    *Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja

    dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu

     

    yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak

    bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin

    memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan

    tidak

    memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan

    menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan

    banyak

    pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau

     

    melakukan apa saja untukku…..*

     

    *Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan

    kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor

    dulu

    yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.*

     

    *Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, " kenapa, Rima ? Kenapa

     

    kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi

    istriku ?"*

     

    *Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.*

     

    *Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia

    bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah

    wanita yang sempurna yang engkau inginkan.*

     

    *Istrimu,*

     

    *Rima"*

     

    *D*i surat yang lain,

     

    *"………Kehadiran perempuan itu itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi

    sedingin

    es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat

    cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh

    cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……"*

     

    Disurat yang kesekian,

     

    *"…….Aku bersumpah, akan an membuatmu jatuh cinta padaku.*

     

    *Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu,

    aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku

    belajar

    masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi

    boros,

    dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku

    selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu,

    untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu

    jika

    engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku

    menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat

    engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….*

     

    *Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap

    berusaha dan menantinya…….."*

     

    Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya…

    dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.

     

    Disurat terakhir, pagi ini…

     

    *"…………..Hari ini ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9.

    Tahun

    lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang,

     

    karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin

    aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup,

     

    karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai

    motor.*

     

    *Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran

    dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak

    sakit.*

     

    *Tahukah engkau suamiku,*

     

    *Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9

    tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari

    matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………"* e=3>

     

    Jelita menatap Meisha, dan bercerita,

     

    " Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat

    keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku.

    Aku

    tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang

    itu,

    dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu

    menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama

    menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan

    tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya ya terlontar, Tante….. aku melihatnya

     

    masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……" Jelita memeluk uk

    Meisha

    dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan

    sakit

    di hatinya, tapi dia sangat dewasa.

     

    Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario

    mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima

    membacanya.

     

    *Dear Meisha,*

     

    *Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2

     

    dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh

    basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku

     

    baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai

    bergetar….

    Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?*

     

    *Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan

    besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil

    mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena

     

    dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku…..*

     

    Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk

    disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah

    terjadi, Mario. *Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika

    seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.*

     

    Jakarta, 7 Januari 2009 (dedicated to my friend....may you rest in

    peace...)

     

    --

     

    Yesterday is a history.

    Tomorrow is a mystery.

    Today is a gift.

    That's why it's called "present".

    __._,_.___

    (read more ...)

    21 Januari 2009

    : the real love :

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 1 buah

    Kapan Cinta pantas dikatakan ...???
     
       Oleh : Dede Farhan Aulawi
     
       Hari itu, Jum'at tanggal...Juli 1989. Saya berangkat dari Tasikmalaya ke
       Bandung untuk mencari tempat kost sehubungan dengan telah dekatnya masa
       awal perkuliahan. Kebetulan sehari sebelumnya, alhamdulillah saya sudah
     
       melihat pengumuman kelulusan untuk kuliah di salah satu PTN di Bandung.
       Rasa syukur
        dan semangat selalu menyertaiku. Sebagai alumnus SMAN 1
       Tasikmalaya, Allah SWT telah memberiku kesempatan untuk menimba pendidikan
       lebih lanjut di kota Bandung.
     
       Setibanya di terminal bis Cicaheum, saya naik angkot dan berhenti di
     
       sekitar Gasibu - Gedung Sate untuk mencari tempat kost-an, karena konon di
       sana mudah sekali untuk mendapatkan tempat kost-an. Setelah berjalan
       menyisir gang demi gang tuk mencari tempat kost yang murah dan terjangkau,
     
       akhirnya kutemukan salah satu tempat kost.
     
       Tempat kost tersebut merupakan sebuah rumah yang memiliki 3 kamar. Setiap
       kamar rata - rata diisi oleh 2 atau 3 orang. Tentu kurang begitu nyaman
       karena merasa tidak ada privacy, tapi saat itu belum saatnya bicara
     
       privacy karena yang penting bisa mendapat tempat berteduh yang murah.
     
       Akhirnya saya sekamar bertiga. Mulanya merasa sangat canggung karena
       mereka adalah mahasiswa senior yang sebentar lagi lulus. Sementara
        saya
       adalah mahasiswa baru yang baru kemarin sore melepaskan seragam putih abu.
       Tentu banyak suka duka yang telah dilewati pada masa ini. Tapi ada satu
       hal yang cukup menarik untuk saya ceritakan.
     
       Salah seorang kakak kelasku bercerita bahwa hidup harus memiliki prinsip,
     
       cita - cita, dan kesungguhan berjuang dan berkorban. Awalnya saya kurang
       memahami maksud kalimat tersebut, karena kelihatan terlalu filosofis dan
       teoritis.
       Suatu malam dia (sebut saja namanya "X") berkata :
     
     
       X : " De, saya menaksir temen seangkatan yang sangat cantik sekali (sebut
       saja namanya "Y"). Orangnya sangat cantik dan pintar. Dan tolong kamu
       menjadi saksi, aku ingin berjuang dan memiliki cintanya".
     
       De : "Iya mas...,saya turut mendukung saja semoga cita - cita Mas
       terkabul. Tapi kalau boleh tahu, saya ingin lihat fotonya donk ?"
       X : Boleh..,neh ada. Kebetulan aku pernah mencabutnya dari majalah dinding
     
       saat berlangsung ospek masa
        lalu".
     
       Begitu lihat fotonya, aku bergumam wah ini memang cewek yang sangat cantik
       sekali sekelas artis tercantik era 89-90 an. Tapi...,masa iya sech cewek
       secantik dia, akan mau memberikan cintanya sama senior saya ini. Maaf,
     
       dalam hati waktu itu saya berfikir apakan senior saya ini ngak ngukur
       diri, siapa dia, wajahnya bagaimana, kondisi hidupnya pas - pasan, dan
       IPK-nya pun tepat di garis kemiskinan, alias 2,75...he he he.
     
       Si X mungkin bisa menangkap sinyal bahasa tubuh saya ketika saya
     
       mengernyitkan dahi.
       X : "De..,hidup itu adalah perjuangan untuk menggapai cita - cita. Tidak
       ada yang tak mungkin dalam hidup ini, selama kita mau memperjuangkannya
       sungguh - sungguh. Allah itu Maha Tahu. Tahu persis apa yang kita inginkan
     
       dan kita perjuangkan ".
     
       Dari hari ke hari dia sering cerita kepada saya. Ya mungkin semacam
       progress report-lah he he he..., lalu setelah setahun, saya pindah kost-an
       ke tempat
        yang mendekati kampus, dan cukup lama tak mendengar kabarnya
       lagi.
       2 tahun kemudian saya berjumpa kembali di salah satu pusat perbelanjaan di
       kota Bandung dengan X dan istrinya. Dan ternyata cita - cita dia berhasil
     
       serta hidup bahagia. Esok harinya dia janjian denganku untuk ketemu dan
       berbagi cerita.
     
       Bukan di sudut cafe kami bicara, tapi di suatu pojok di tukang pecel lele
       yang menjadi langganan di jalan Dipati Ukur.
     
       X : De..,jangan mengira saya bisa menikahinya dengan gampang. Semua
       mengikuti alur perjalanan yang sangat berliku, penuh kerikil tajam, dan
       curam mencekam.
       Setiap dia datang ke kampus yang selalu diantar sama supir pribadinya,
     
       maka saat ia bukakan pintu, saya selalu memayunginya. Baik hari lagi panas
       ataupun hujan. Dia sebenarnya sering menolak dan merasa risih dengan sikap
       saya ini. Dia merasa sangat malu, apalagi beberapa temen kampus yang
     
       kebetulan melihatnya, sering tertawa terbahak -
        bahak dan
       menyorakinya....Sebagian ada yang mencibirku sebagai laki - laki yang tak
       memiliki cermin. Cermin untuk melihat siapa dirinya ?
       Cibiran ini yang sering memacuku menjadi pendorong agar saya tidak pernah
     
       putus asa. Bahkan cewek ini pernah mencibirku juga, sebagai laki - laki
       yang tak tahu malu, dan lebih ekstrim menggapku sebagai lelaki gila.
       Sebenarnya aku ingin berkata," sesungguhnya aku juga malu, tapi aku hanya
     
       ingin kau tahu, bahwa aku sangat menyayangi dan mencintaimu. Tak
       kuperkenankan ada seberkas pun cahaya mentari yang menyengat kulitmu, dan
       ku tak tega ada setetes ujan yang membasahi badanmu. Aku kepanasan dan
       kehujanan tak mengapa, asal aku dapat pastikan bahwa kau tak kepanasan dan
     
       tak kehujanan.
     
       De : "Wah...,cerita yang sangat romantis sekali Mas. Terus..."
       X  : "Suatu hari saya tanya - tanya alamat dia, karena saya ingin
       berkunjung ke rumahnya. Dan akhirnya dari data kampus kuperoleh
        alamat dia
       di jalan Cipaganti. Wah...,sempet kecut juga, karena siapa yang gak tau
       daerah Cipaganti. Itu kan daerahnya warga kelas I di Bandung. Dan setelah
       naik turun angkot, akhirnya kutemukan rumahnya. Saat bel rumah kupijit,
     
       yang keluar adalah pembantunya.
       Pembantu : Maaf Mas, Mas ini siapa dan mau ke siapa serta ada keperluan apa ?
       X : Saya temen kuliahnya "Y", dan saya ingin ketemu dengannya, ...ya
       sekedar ngobrol - ngobrol aja".
     
       Pembantu : "Sebentar ya Mas, saya sampaikan dulu sama Non Y...".
       Y : "Mau ngapain kamu kesini ? Tak puas ya kamu permalukan saya di kampus
       atas sikap tolol mu itu. Sebenarnya mau kamu apa seh ? Asal kamu tahu
     
       bahwa saya sudah memiliki tunangan yang sangat kaya, tampan dan pintar.
       Tidak miskin dan bodoh kaya kamu. Jadi sesekali bercermin donk...."
     
       X tentunduk diam...,pedih hati-nya menerima berondongan pertanyaan seperti
     
       itu, karena dia juga manusia biasa. Sebenarnya hati-nya
        ingin menjerit tuk
       meneriakan "Aku sangat menyintaimu...", nuraniku ingin
       mengunmandangkan,
       "...sungguh aku sangat menyayangimu...". Biar seisi dunia tahu, bahwa
       memang benar - benar sangat menyayangi dan mencintainya. Tapi apalah
     
       daya-nya, dia tak memiliki keberanian untuk itu. Dan akhirnya diapun
       dihardiknya untuk pulang. Sangat jelas saat itu bagaimana telunjuk Y
       mengusir si X ini....
     
       Sesampai di rumah X bercermin, apa memang dirinya sangat jelek sehingga
     
       sangat tidak layak tuk menyayangi Y. Ditatap raut wajahnya dengan pesimis,
       tapi dia beruntung karena gelora cintanya turus membakar jiwa memberi
       kehangatan dan sekaligus semangat untuk terus berjuang...., bahwa tidak
     
       ada kebahagian yang diperoleh dengan mudah dan murah. Mungkin ada temen
       mahasiswanya yang beranggapan bahwa dia mendekati Y karena hartanya,
       padahal dia benar - benar tulus tuk persembahkan segumpal hatinya dengan
     
       sebongkah kesetiaan dan
        niat tuk menikahinya.
     
       Sekian lama X merenung...dan waktu terus berjalan...
       Cukup lama X tidak bertemu Y, sampai suatu waktu X menerima kabar bahwa Y
       memang sudah lama gak kuliah karena menderita penyakit yang sulit
     
       disembuhkan. Meskipun berbagai alternatif medis telah dilakukan ke
       mancanegara, dan akhirnya semua para ahli kesehatan angkat tangan. Semua
       keluarga telah pasrah. Pihak rumah sakit hanya mengatakan bahwa
       probabilitas sembuh bisa meningkat jika ada seseorang yang rela
     
       menyumbangkan salah satu organ tubuhnya untuk Y. Tentu saja anggota
       keluarga yang lain bingung, karena bagi mereka kalau diminta sumbangan 50
       - 100 juta gak masalah, tapi kalau harus menyumbangkan organ tubuh tunggu
     
       dulu, mengingat resiko kematianpun akan menghantui bagi si penyumbangnya.
     
       Di tengah kemelut duka yang menghiasi salah satu istana di sudut jalan
       Cipaganti itu, tiba - tiba dering telpon berbunyi. Dering itu datang
        dari
       suatu rumah sakit, yang mengatakan bahwa rumah sakit telah memperoleh
       organ tubuh yang cocok dengan karakteristik fisiologi yang diperlukan. Dan
       akhirnya Nona Y bisa berangsur - angsur pulih. Semua keluarganyapun
     
       bahagia sekali karena bisa menatap kembali senyum bahagia dari puteri
       tercintanya.
     
       Selanjutnya pihak keluarga menghubungi rumah sakit tuk menanyakan siapa
       orang yang telah mendonorkan organ pentingnya. Disamping ingin mengucapkan
     
       terima kasih, tentu juga ingin membalas budi baik tersebut dengan uang
       berapapun ia minta, termasuk kalau ia minta rumah dan mobil yang dijalan
       Cipaganti itu. Pihak rumah sakit tidak memberi kabar, karena pihak
       mendonor minta dirahasiakan identitasnya. Tidak setitikpun ia punya niat
     
       mendonorkan karena ingin uang dan harta.
     
       Sekitar 6 bulan setelah itu, anehnya bapaknya Y mengalami gejala yang
       sama. Ia sakit menderita, dan akhirnya perlu donor organ seperti di
        atas.
       Kembali ada seseorang yang mendonorkan dengan identitas disembunyikan.
       Baginya hidup adalah ketulusan dan pengabdian, tanpa berharap pujian dan
       sanjungan.
       Dan akhirnya bapaknya Y itu sembuh juga. Waktu terus berjalan....
     
     
       Suatu saat Y menengok temennya yang sakit di rumah sakit dengan gejala
       penyakit yang hampir sama. Saat dokter sedang melakukan pemeriksaan, tiba
       - tiba ada bunyi ledakan di bagian sudut rumah sakit...,dokter segera
     
       bergegas dan meninggalkan berkas - berkas di meja pasien..., tanpa sengaja
       berkas itu ada yang jatuh tertiup angin dan Y memungutnya. Di salah satu
       berkas itu tertulis nama X yang pernah mendonorkan organ apa untuk siapa.
     
       Berlinanglah air mata Y. Betapa orang yang selama ini sering ia hina,
       bahkan pernah dihardik dan diusirnya adalah orang yang telah mengorbankan
       hidupnya untuk kesehatan dan senyum bahagia keluarganya. Dan lebih
       terperangah lagi ketika mengetahui bahwa
        bapaknyapun sempat disumbang
       organ juga dari dirinya.
       Puncak ke-ego-an dan kesombongan Y luruh, hancur...oleh budi baik dan
       ketulusan X. Ia lari pulang ke rumah di tengah guyuran hujan, petir dan
       halilintar saling bersahutan...,seolah memahami gejolak rasa salah atas
     
       sikap Y terhadap X selama ini.
     
       Ketika sampai di rumah Y lebih kaget lagi karena ibunya jatuh sakit dengan
       gejala yang sama.
     
       Lalu di sudut waktu yang lain, X ingin berjumpa yang terakhir kali dengan
       Y. Hanya sekedar melihat wajahnya barang sesaat...,karena sebentar lagi
     
       dia akan mendonorkan oragan yang lain buat temennya Y yang sedang
       terbaring di rumah sakit. X ingin datang ke rumah Y bukan untuk
       memberitahukan kebaikannya tetapi sekedar meminta maaf jika sikapnya
       selama ini pernah membuatnya marah dan malu. Itu adalah rasa bersalah
     
       terbesar bagi X, bahwa ia pernah membuat orang yang sangat disayanginya
       meneteskan air mata
        malu.
     
       Ketika sampai di gerbang rumah Y, di atas guyuran hujan yang sangat lebat,
       curah hujan terbesar yang menimba bandung saat itu, langkah X terhenti
       karena ragu - ragu tuk memijat bel. Lalu tiba - tiba ada mobil Mewah yang
     
       akan masuk ke rumah itu juga. Ternyata mobil itu adalah mobil yang
       ditumpangi oleh ayah Y. Ketika ayah Y melihat tampan X yang termanggu di
       gerbang, kembali amarahnya memuncak dan mengusir X. Sempat X dipanggil ke
     
       teras rumah hanya untuk dihardik...,dicaci maki, diludahi...bahkan
       ditampar....,lelehan darah tampak keluar disudut bibir X.
     
       Y melihat kejadian itu di jendela kamarnya. Y berlari dan berteriak...
       Y merengkuh kaki X, dan berkata di tengah isak tangis :
     
       Y : "Ayah...,hentikan ayah. Cukup sudah...,kenapa ayah berlaku kejam
       seperti ini. Dia yang telah persembahkan senyum kembali keluarga ini.
       Apa ayah tahu...,dialah yang telah menyumbangkan harta tak ternilai
     
       untukku juga untuk
        ayah. dalam tubuhku dan tubuh ayah ada organ tubuhnya,
       sementara kita membalasnya dengan hardikan, cacian, dan hinaan..., Dia
       adalah bagian hidupku kini. Dan aku tak mau dipisahkan dengannya. Kini aku
       baru mengerti, apa itu cinta dan KAPAN CINTA PANTAS DIKATAKAN....
     
     
       Ayah : " Nak..,apa benar yang kau katakan...? X apa benar kau yang telah
       mengajarkan ketulusan pada keluarga kami? Sungguh batapa mulianya dirimu.
       kau telah memberi yang sangat berharga tanpa harap tuk diketahui. Dan
     
       ketahuilah nak, ketika ayah tahu kau sembuh karena ada yang memberikan
       budi kebaikan, bahwa ayah bertekad untuk mengangkatnya jadi mantu....Apa
       kau setuju..???"
     
       Tiba - tiba hujan yang mengguyur terhenti, kabut gelap tersibak angin
     
       menjadi cerah. Ternyata alam sangat memahami bahasa hati. Mereka semua
       berangkulan...,derai air mata bahagia menjadi pemandangan terindah dalam
       hidup mereka. dan akhirnya merekapun nikan dan berbahagia
        sekali.
     
       Itulah akhir cinta bahagia yang diraih oleh kakak kelasku waktu di
       kost-an. Ternyata untuk meraih cinta dan bahagia itu memang tidak mudah.
       Harus ada unsur kegigihan, kesungguhan, pengorbanan, perhatian dan
     
       ketulusan.
       Semoga cerita ini memberi sisi manfaat bagi kehidupan, jika kita
       melihatnya dari sisi yang positif untuk membangun jati diri yang tangguh
       dan memiliki cita - cita serta dedikasi dan pengabdian.
     

    (read more ...)

    15 Januari 2009

    cobain terapi nyokk

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 0 buah

    TERAPI...

    Our noses have left and right nostrils. Are these nostrils having the same function for inhaling (breathe in) and exhaling (breathe out)?
    Kita memiliki hidung berlubang disebelah kiri dan disebelah kanan, apakah fungsinya sama untuk menghirup dan membuang nafas?

    Actually it's not the same and we can feel the difference. Accordingly, the right side represents the sun and the left side represents the moon.
    Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya; sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan sebelah kiri mewakili bulan ( mengeluarkan dingin).

    When having headache, try to close your right nostril and use your left nostril to do breathing for about 5 min. The headache will be gone.
    Jika sakit kepala, cobalah menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh.

    If you feel too tired, do it the opposite way. Close your left nostril and breathe through your right nostril. After a while, you will feel refresh again.
    Jika Anda merasa lelah, lakukan sebaliknya. Tutup lubang hidung sebelah kiri dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali.

    Because the right side belongs to heat, so it gets hot easily. The left side gets cold easily.
    Sebab lubang hidung sebelah kanan mengeluarkan panas, sehingga gampang sekali panas, Lubang hidung sebelah kiri mengeluarkan dingin..

    Women breathe mainly with their left nostril, so they get calm down easily.
    Perempuan bernafas lebih dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin.

    Men breathe mostly with their right nostril, so they get angry easily.
    Laki-laki bernafas lebih dengan hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah.

    When we wake up, do we notice which nostril breathes faster? Is it the left side or the right side?

    Apakah Anda ada memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung sebelah mana yang bernafas lebih cepat ? Sebelah kiri atau kanan ?

    If the left nostril breathes faster, you will feel very tired. Close your left nostril and use your right nostril for breathing and you will get refresh quickly.
    Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat. You can teach your kids about it..

    The effect of breathing therapy is much better for adults.
    Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik diterapkan kepada orang dewasa.

    I used to have painful headache. When consulted a doctor, he told me jokingly," You will be all right if you get married!" The doctor did not bullshit me as he had his theory and supported with testimony.
    Saya biasanya merasakan sakit kepala, dan rasanya nyeri. Kemudian saya berobat ke dokter dan beliau mengatakan ,"Anda akan sembuh jika berumah tangga!" Dokter itu tidak bicara omong kosong. Apa yang dia sampaikan didukung dengan teori dan kesaksian.

    During that time, I used to have headache every night and I was not able to study. I took medicine but I was not cured.
    Pada saat itu, setiap malam saya merasakan sakit kepala dan tidak dapat belajar. Saya makan obat, tetapi tidak dapat sembuh..

    One night as I sat down to medidate, I closed my right nostril and breathed with my left nostril. In less than a week, it seemed that my headache problem had left me! I continued doing it for about a month and since then there was no recurrence of headache in me. Pada suatu malam. saya duduk bersemedi dan menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafas dengan lubang hidung sebelah kiri. Dalam kurang dari satu minggu, sakit kepala saya sembuh. Saya teruskan melakukannya selama 1 bulan, sejak malam itu sampai sekarang , sakit kepala saya tidak kambuh lagi.

    This is my own experience. I used to tell others who also suffer headache to try this method as it was effective for me. It also works for those who have tried as well. This is a natural therapy, unlike taking medicines for a long time may have side effect.

    So, why don't you try it out?
    Ini adalah yang saya alami sendiri. Saya beritahukan kepada orang lain, jika sakit kepala, boleh mencoba cara tersebut, sebab sangat efektif buat saya. Banyak orang pun telah mencoba dan berhasil. Ini adalah terapi alami, tidak seperti memakan obat dalam jangka panjang akan ada efek sampingnya. Jadi kenapa Anda tidak mencobanya ?

    Practice the correct ways of breathing (breathe in and breathe out) and your body will be in a very relaxing condition.
    Selalulah mecoba terapi perrnafasan ini, tubuh Anda akan merasa sangat tenang sekali (rileks)

    nb. dr milis sebelah

    (read more ...)

    31 Desember 2008

    dpengujung tahun 2008

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 0 buah

    Alhamdulillah, puji Syukur kehadirat Allah SWT, sampai saat ini diriq masih diberi kesempatan hidup u/ berbuat yang lebih baik lagi..

    ehmm, selama thn 2008 byk kenangan yg begitu byk yg tdk bs aq lupakan, kenangan terindah sepanjang seumur hidupq
    begitu banyak harapan & cita2 yg daku panjatkan kepada Allah & alhamdulillah satu persatu do'a itu tlah dikabulkanNya, dr aq mempunyai seorg pacar yg begitu baik, pengertian & selalu bs mengajak diri ini tertawa, makasih ya kamu dah bikin hari2q ceria   lg dimonas pas lg batuk2nya.. di monas pas lg batuk2nya niy..

    & u/semua tmn2 flexter dimana pun berada, makasih jg telah menjadi sahabat / teman terbaik & mau berbagi cerita dgn aq..

    (read more ...)

    24 Desember 2008

    kata-kata

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 0 buah

    Kata-Kata

    Kata-kata indah di bibir mesra
    Mungkinkah dusta jangan terpedaya

    Lembut lidah mengukir kata dan janji
    Menyimpul maksud hati yang tersembunyi
    Hati-hati mentafsir kata bicara
    Pastikan dengan nyata ketulusannya
    Dalam manis kata ada racun bisa
    Perlu berwaspada

    Kata-kata hikmah bagai mutiara
    Jadi panduan hidup manusia
    Kerna pulut santan pula yang binasa
    Kerana mulut badan kan sengsara

    Lembut lidah mengukir kata dan janji
    Menyimpul maksud hati yang tersembunyi
    Hati-hati mentafsir kata bicara
    Pastikan di mana kebenarannya
    Dalam manis kata ada racun bisa
    Jangan terpedaya

    Kata-kata hikmah bagai mutiara
    Jadi panduan hidup manusia
    Kerna pulut santan pula yang binasa
    Kerana mulut badan kan sengsara

    Awas lidah tika mengukir kata
    Mungkinkah dusta perlu berwaspada
    Indah kata bukan pada ucapannya
    Tetapi pada benar tujuannya
    Tepat tindakkannya

    Yang indah bahasa
    Yang cantik pekerti yang mulia

    Dalam manis kata ada racun bisa
    Jangan terpedaya

    Kata-kata indah di bibir mesra
    Mungkinkah dusta jangan terpedaya
    Indah kata bukan pada ucapannya
    Tetapi pada benar tujuannya

    Kata-kata hikmah bagai mutiara
    Jadi panduan hidup manusia
    Kerna pulut santan pula yang binasa
    Kerana mulut badan kan sengsara

    Awas tutur kata



    By:

    Album : Cinta dan Harapan
    Munsyid : Firdaus
    http://liriknasyid.com

    (read more ...)

    22 Desember 2008

    i love y0u mOm

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 4 buah

    bunda..

    i love you mom..


    Ku buka album biru
    penuh debu dan usang
    ku pandangi semua gambar diri
    kecil bersih belum ternoda

    pikirkupun melayang
    dahulu penuh kasih
    teringat semua cerita orang
    tentang riwayatku


    kata mereka diriku slalu dimanja
    kata mereka diriku slalu dtimang

    nada nada yang indah
    slalu terurai darinya
    tangisan nakal dari bibirku
    takkan jadi deritanya

    tangan halus dan suci
    tlah mengangkat diri ini
    jiwa raga dan seluruh hidup
    rela dia berikan

    oh bunda ada dan tiada
    dirimu kan slalu ada di dalam
    hatiku

    (read more ...)

    18 Desember 2008

    >> belajar bersyukur <<

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 2 buah

    AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.

    Kata-kata diatas merupakan wujud syukur.
    Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.
    Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
    Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.

    Pertama :
    Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.
    Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya.

    Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya. Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda.

    Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.
    Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

    Kedua:
    Yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingk an diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.

    Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa.
    Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu". Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini.
    Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu."
    Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu ?" tanyanya keheranan.
    Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu".
    Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
    Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

    Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia.
    Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki.
    Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya.
    Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga".

    Bersyukurlah !
    Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan.
    Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
    Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu. Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.
    Bersyukurlah untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kamu tumbuh.
    Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.
    Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.
    Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.
    Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan.

    Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut. Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif.Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu.


    Sumber : Milis Motivasi

    (read more ...)

    17 Desember 2008

    j0ni Oh jOni

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 1 buah

    Si kecil Joni diperintahkan Papa pergi ke kamarnya dan segera
    tidur.

    Lima menit kemudian

    Joni: "Pa..."

    Papa: "Ada apa?"

    Joni: "Joni haus Pa. Bawain air dong"

    Papa: "Tidak. Jangan pakai alasan itu. Ayo tidur! Matiin

    lampunya"

    Lima menit kemudian

    Joni: "Pa.....!"

    Papa: "ADA APA LAGI!"

    Joni: "Joni HAUS. Aku boleh minum ya"

    Papa: "Kan Papa sudah bikang tidak! Kalau kamu ngomong
    lagi,Papa akan pukul Pantatmu!"

    Lima menit kemudian

    Joni: "Paaaaa..... "

    Papa: "APA!!!!!!!"

    Joni: "Kalo papa kemari mau mukul pantat Joni, sekalian
    bawain airnya ya Pa"


    ________________________________

    Mama: "Joni, sini!"

    Joni: "Ada apa Ma?"

    Mama" "Kamu benar-benar bikin Mama kecewa. Nilaimu kok
    makin jelek aja!"

    Joni: "Tapi Ma, penerimaan Rapor kan baru besok"

    Mama: "Mama tau. Tapi Mama besok mau belanja ke Singapore,
    jadi sekarang aja Mama marahin kamu!"


    ________________________________


    Papa: "Joni! Kenapa nilai matematikamu jelek?"

    Joni: "Abisnya Pa, Senin kemaren guru bilang 3+5 = 8"

    Papa: "Lantas kenapa?"

    Joni: "Hari Selasa bu guru bilang 4 + 4 = 8. Hari Rabu dia

    bilang 6 + 2 = 8. Kalo bu guru ngomongnya beda-beda begitu,

    gimana Joni tau mana yang benar?"


    ________________________________


    Guru: "Joni, berapa tahun umur ayahmu?"

    Joni: "Sama dengan umur saya Bu Guru"

    Guru" "Kok bisa sama?"

    Joni: "Dia kan baru jadi ayah sejak saya lahir bu guru"


    ________________________________


    Guru: "Joni, kenapa isi karanganmu yang berjudul "Anjingku"

    sama persis dengan isi karangan kakakmu? Kamu nyontek ya!"

    Joni: "Nggak Bu. Anjingnya yang sama"


    ________________________________
    Papa: "Gurumu bilang kamu ini nggak bisa diajari apapun!"

    Joni: "Itu makanya Joni bilang dia nggak berguna Pa!"


    ________________________________

    Guru: "Kamu lahir di mana?"

    Joni: "Di Kalimantan Pak"

    Guru: "Bagian mana?"

    Joni: "Seluruh bagian badan saya Pak"


    ________________________________
    Guru: "Kenapa rambutmu nggak di sisir?"

    Joni: "Nggak punya sisir bu"

    Guru: "Kan bisa kamu pakai punya ayahmu"

    Joni: "Ayah nggak punya rambut Bu"

    __._,_.___


    .

    (read more ...)

    12 Desember 2008

    ketawa yuKK

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 1 buah

    Smary Saklitinov

    Seorang guru baru tengah mengabsen murid-muridnya.
    Sang guru tertarik dengan sebuah nama, dan dengan penasaran si guru
    lalu memanggil muridnya.
    Guru: "Smary Saklitinov, coba kemari!"
    Murid: "Ya bu, saya."
    Guru: "Sini kamu nak, kamu keturunan Yugoslavia yach?"
    Murid: "Nggak bu!"
    Guru: "Lalu kenapa nama kamu Smary Saklitinov?"
    Murid: "Oo...itu, Smary itu singkatan dari nama bapak saya (S)urtono
    dan ibu saya (Mary)anti.
    Guru: "Mmmm...lalu Saklitinov?"
    Murid: "Sabtu Kliwon Tiga November."


    225 M

    Dua orang murid sedang berjalan-jalan di sebuah museum. Lalu mereka
    melihat sebuah mumi. Dibawahnya bertuliskan 225 M..
    Murid 1 : "225 M itu maksudnya apa ya?
    Murid 2 : "Mungkin itu nomor mobil yang menabraknya dulu."


    Absen Kelas

    Di kelas 1 sebuah Sekolah Dasar sedang ada absen kelas...
    Guru: "Nana Mariani!"
    Nana: "Saya, Bu!"
    Guru: "David Hutagalung!"
    David: "Saya, Bu!"
    Guru: "Tono Surtono M!"
    Tono: "Saya, Bu!"
    Guru: "Tono, tolong sini sebentar..."
    Tono: "Kenapa, Bu Guru?"
    Guru: "Ibu agak nggak suka sama nama kamu. Kalo udah Tono, jangan pake
    Surtono lagi. Jadinya aneh. Bilangin itu ke bapak kamu, ya!?"
    Tono: "Iya, Bu!"

    Guru: "Ngomong-ngomong, M-nya itu singkatan dari apa?"
    Tono: "Martono, Bu!"

    Tukang daging

    Suatu pagi lewatlah seorang penjual daging..
    "Dageeeng! Dageeeeennngg! !!" teriaknya.
    Seorang ibu rumah tangga yang sedang sakit gigi sewot banget mendengar
    teriakan si tukang daging.

    Ibu: "Hei tukang daging! Lu kagak punya otak ya....!!!??? "
    Tukang daging : "Wah kebetulan gak punya, Bu. Hari ini daging semua..."

    Pelayan toko

    Di sebuah toko bahan bangunan :
    Pembeli : Tolong dong pakunya 1 Kg.
    Pelayan : Dibungkus ya...?
    Pembeli : enggak, makan di sini aja (dengan muka kesal) Pelayan : $*%$

    BERNYANYI

    Seorang dokter kaget ketika masuk halaman belakang sebuah rumah sakit
    jiwa, karena dia mendengar ada orang bernyanyi.
    Setelah dia cari ternyata suara seorang pasien rumah sakit jiwa tersebut.
    Cuma anehnya, si pasien menyanyikannya dengan tidur telentang.

    Dengan heran sang dokter terus mengamati pasien tersebut. Dia
    berpikir, sepertinya si pasien sudah sembuh.

    Lebih kaget lagi, kemudian pasien tersebut tengkurap dan menyanyikan
    lagu yang lain.

    Karena penasaran, dokter menghampiri sang pasien dan bertanya, "Hai,
    mengapa kamu tadi menyanyi dengan tidur telentang dan sekarang
    tengkurap?"

    Dengan kalem si pasien menjawab, "Ya Dok, karena tadi side A, sekarang side B."


    ANJING PINTAR

    Dua orang perempuan sedang meributkan anjing-anjing mereka. Keduanya
    saling menyombongkan kepintaran piaraan mereka itu.

    Perempuan 1: "Anjing gua hebat banget, deh.. Tiap pagi ia nungguin
    tukang koran, dan begitu loper itu datang, anjing gua langsung ngambil
    korannya dan membawanya
    ke tempat gua sarapan."
    Perempuan 2: "Ya, gua tahu itu."
    Perempuan 1: (kaget) "Darimana lu tahu?"
    Perempuan 2: "Anjing gua yang cerita."

    (read more ...)

    23 Oktober 2008

    ikutan touring brg nyokk

    Ditulis oleh indah dan telah dikomentari sebanyak 0 buah

    Assalammu'alaikum wr. Wb, salam sejahtera untuk kita semua..


    Masih dalam suasana Idul Fitri, Zero21 Flexter hendak mengadakan acara Halal bi halal plus Touring, yang insya Allah akan dilaksanakan pada:

    Hari                     : Sabtu - Minggu
    Tanggal                : 1 - 2 November 2008
    Tempat                 : Villa Item, Ciburial, Puncak
    Iuran per flexter : Rp 80.000,- (delapan puluh ribu rupiah)

    Iuran ini akan kita gunakan untuk keperluan menyewa villa dan konsumsi makan dan snack.

    Warga Zero21 Flexter diharapkan untuk bisa berpartisipasi semua. Untuk pendaftaran dan sebagai bukti keseriusan ikut kegiatan ini, iuran bisa ditransfer melalui:

    Rekening Bank Mandiri a/n Irma Handayani
    No. Rek. 126-000-489-905-9

    Rekening BCA a/n Iskandar U
    No. Rek. 0931313338


    Yang sudah transfer mohon konfirmasinya langsung ke Bu Erthe (Shanty) atau Bang Isku atau Chyle atau saya (anissa_meuthia)


    Untuk para tim sukses acara ini, jangan lupa komporin rekan-rekan yang lain ya... kita tunggu kehadiran kalian di sana.

    Best Regards,

    (read more ...)
    footer